MESUJI – Upaya penyelesaian sertifikat tanah warga Labuhan Mulya yang tertunda sejak lama akhirnya menemui titik terang. DPC GRIB Jaya Mesuji bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Mesuji menggelar pertemuan untuk membahas dan mempercepat proses penerbitan sertifikat tersebut. Pertemuan kolaboratif ini berlangsung di kantor BPN setempat pada Kamis (16-10-2025).
Pertemuan ini digelar sebagai bentuk tindak lanjut atas surat resmi yang sebelumnya dilayangkan oleh GRIB Jaya ke kantor BPN. Fokus utamanya adalah mengurai kebuntuan penerbitan sertifikat tanah bagi masyarakat Labuhan Mulya, Kecamatan Way Serdang, yang telah tertunda sejak tahun 2017.
Dalam pertemuan tersebut, Evan, pejabat dari bagian pendaftaran yang mewakili kepala kantor BPN Mesuji, menjelaskan akar permasalahannya. Ia menyatakan bahwa proses administrasi terkait berkas tanah warga Labuhan Mulya masih berada di wilayah kerja BPN Tulang Bawang (Tuba).
“Kami akan segera berkoordinasi intensif dengan BPN Tuba supaya seluruh berkas tersebut secepatnya dilimpahkan ke BPN Mesuji. Begitu berkas diterima, kami akan langsung memproses penyelesaiannya,” terang Evan, memberikan penjelasan sekaligus komitmennya.
Kehadiran Ketua DPC GRIB Jaya Mesuji, Apri Susanto, S.H., M.H., dalam pertemuan tersebut menegaskan seriusnya organisasi ini dalam mendampingi masyarakat. Atas respons cepat dari BPN Mesuji, Apri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas respons cepat BPN Mesuji terkait permasalahan yang kami adukan. Ini merupakan langkah awal yang sangat baik,” ucap Apri.
Lebih lanjut, Apri menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini segera membuahkan hasil nyata bagi warga. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sinergi yang telah terbangun antara organisasi masyarakat dan pemerintah.
“Kami berharap dan berdoa mudah-mudahan permasalahan ini dapat segera diselesaikan sesuai harapan masyarakat. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang baik dengan BPN Mesuji demi kepentingan dan hak-hak masyarakat,” tutup Apri.
Pertemuan antara GRIB Jaya dan BPN Mesuji ini menjadi contoh positif bagaimana dialog konstruktif antara organisasi masyarakat dan instansi pemerintah dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dasar yang dihadapi warga. Semua pihak kini menunggu tindak lanjut koordinasi antara BPN Mesuji dan BPN Tuba sebagai kunci pembuka kebuntuan yang telah berlangsung hampir delapan tahun ini.

